Penyebab Panu

Penyebab Panu – Panu adalah penyakit yang disebabkan oleh jamur Malassezia, penyakit ini pada dasarnya tidak berbahaya. Jamur ini ditemukan pada kulit manusia yang telah dewasa, jamur ini mulai menimbulkan bercak-bercak putih di kulit saat perkembangbiakannya tidak terkendali.

Sampai saat ini belum diketemukan secara jelas apa yang menyebabkan perkembangan jamur Malassezia menjadi tidak terkendali pada sebagian orang dan tidak pada sebagian lainnya. Tingkat kebersihan seseorang diperkirakan tidak berhubungan dengan munculnya kondisi ini.

Ada beberapa faktor pada diri seseorang menurut para ahli kesehatan yang bisa memicu penyebab panu ini, yaitu:

1. Memiliki kulit berminyak
Kulit berminyak memicu kelembapan kulit yang tinggi ini bisa menyebabkan berkembang bu=iaknya jamur Malassezia secara berlebihan.
2. Tinggal di daerah lembap yang bersuhu hangat
Daerah yang hangat memicu kulit uintuk berkeringat, ini juga memicu pertumbuhan jamur Malassezia.
3. Berusia remaja atau awal 20-an
Perkembangan hormon yang belum stabil pada usia akil balik atau pertumbuhan bisa juga mengakibatkan tubuh mudah terserang panu.
4. Sering mengeluarkan keringat berlebihan
5. Memiliki tingkat kekebalan tubuh yang rendah
6. Kurang menjaga kebersihan seperti jarang mandi
7. Memakai pakaian yang tidak tepat seperti pakaian ketat, dan pakaian tak menyerap keringat

Penyebab Panu

Bila dada diciri ciri seperti di atas kemungkinan besar Anda terjangkit panu, penyakit panu juga bisa disembuhkan dengan obat tradisonal dan juga obat yang dapat dibeli di apotik.

Gejala Panu

Penyakit panu kadang muncul tanpa kita sadari, apalagi jika terjadi di punggung yang tidak terlihat oleh mata. Gejala yang umum biasanya yaitu rasa gatal ketika berkeringat atau warna permukaan kulit berubah menjadi putih, cokelat, bahkan merah, tergantung dari pigmen kulit penderita.

Gejala penyakit panu biasanya akan timbul ruam kulit dalam berbagai ukuran dan warna, lalu kulit serasa ditutupi oleh sisik halus dengan rasa gatal. Terkadang timbul tanpa adanya keluhan dan hanya gangguan kosmetik saja. Warna-warna ruam kulit pada penderita penyakit panu ini tergantung dari pigmen normal kulit penderita, paparan sinar matahari dan lamanya penyakit. Namun, terkadang warna ruam kulit sulit untuk dilihat. Tinea versicolor dapat terjadi di mana saja seperti di permukaan kulit, lipat paha, ketiak, leher, punggung, dada, lengan dan wajah.

Marilah kita mulai menjaga kesehatan dan kebersihat tubuh kita. Semoga informasi penyakit panu ini berguna.
Terima Kasih!

Obat Panu Tradisional

Obat Panu Tradisional – Menyembuhkan penyakit panu tidak hanya bisa dengan obat modern tetapi bisa menggunakan cara tradisional. Sebelum obat modern ditemukan, nenek moyang kita sudah mengetahui cara untuk mengobatinya. Cara ini dapat kita lakukan sendiri di rumah, bahan-bahannya yaitu dari hasil perkebunan maupun pertanian. Meskipun cara tradisional namun cara ini sudah banyak terbukti bisa menyembuhkan penyakit panu.

Beberapa Obat Panu Tradisional yaitu sebagai berikut:

1. Bawang Putih

Bawang Putih
Siapa yang tidak kenal bawang putih Bahan ini sering digunakan untuk bumbu dalam memasak berbagai masakan, bawang putih juga dapat digunakan untuk mengobati panu. Caranya yaitu siapkan 1- 2 siung bawah putih potong menjadi 2 bagian menggunakan pisau. Setelah dipotong, oleskan potongan bawang putih pada bagian kulit yang terkena penyakit panu. Lakukan secara rutin dua kali sehari setiap pagi setelah selesai mandi dan malam hari ketika mau tidur.

2. Lengkuas


Lengkuas merupakan rempah rempah yangsering kita gunakan untuk bumbu masakan dan teryata lengkuas juga dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit panu. Caranya siapkan beberapa lengkuas yang segar dan banyak mengandung air kemudian kupas hingga bersih dan basuh menggunakan air. Setelah itu potong dan tumbuk kemudian oleskan lengkuas tadi pada bagian yang terdapat panu. Lakukan secara rutin sehabis mandi. Dengan cara ini maka panu akan berangsur-angsur hilang. Sebelum mengoleskan, usahakan kulit benar-benar kering dan bebas dari keringat. Lakukan hal ini secara rutin hingga panu hilang dan kulit anda menjadi normal lagi.

3. Jeruk Nipis dan Belerang


Jeruk nipis merupakan buah serbagauna, banyak digunakan untuk pengobatan secara alami maupun untuk perawatan kecantikan. Selain itu jeruk nipis dapat dimanfaatkan untuk menyembuhkan kulit yang terkena panu. Caranya, siapkan 1-2 buah jeruk nipis kemudian potong menjadi 2 bagian, kemudian tumbuk belerang yang sudah secara halus. Setelah mandi celupkan jeruk nipis tadi ke dalam halusan belerang dan oleskan pada bagian kulit yang terserang panu. Lakukan ini secara rutin hingga panu berangsur-angsur hilang.

4. Belimbing Wuluh dan Kapur


Belimbing wuluh dikenal sebagai bumbu masakan untuk membuat sayur asem. Teryata selain bumbu masak, belimbing wuluh dapat digunakan untuk obat panu. Caranya, cuci dan bersihkan 10 buah belimbing wuluh, gling haluskan campur dengan kapus sebesar buah asam, oleskan belimbing wuluh yang dicampur kapur pada bagian kulit yang terserang panu. Lakukan dua kali sehari secara rutin hingga panu berangsur-angsur hilang.

Inilah berbagai pelihan membuat obat panu tradisional,selain itu panu juga bisa disembuhkan dengan salep yang dapat dibeli di apotik. marilah jaga kesehatan dan kebersihat tubuh kita. Semoga informasi ini berguna.